Logo

JAM BUKA

Senin - Jum'at, 08.00 - 16.00
Sabtu, 08.00 - 14.00

TELEPON

(0721) 259212 / 260750

Oleh: kopditmekarsai di Kegiatan 19 views

Kegiatan
Taman Betung, 9 Agustus 2026 — KSP Kopdit Mekar Sai kembali melaksanakan Pertemuan Koordinator Unit Gelombang II pada Minggu, 9 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Taman Betung ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan diikuti oleh peserta sebanyak 132 orang diantaranya Pengurus, Pengawas, Manajemen dan para koordinator unit KSP Kopdit Mekar Sai. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perkembangan unit sekaligus memperkuat peran koordinator sebagai ujung tombak pelayanan koperasi kepada anggota. Dalam pertemuan, dibahas berbagai perkembangan unit yang ada di lingkungan KSP Kopdit Mekar Sai, termasuk peran dan tanggung jawab koordinator dalam mendampingi serta mengkoordinir anggota. Para koordinator unit diharapkan mampu menjalankan tugasnya dengan baik sehingga dapat membantu anggota memahami dan melaksanakan hak serta kewajibannya sebagai anggota koperasi. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan hubungan antara koperasi, koordinator unit, dan anggota dapat semakin kuat serta mendukung perkembangan koperasi secara berkelanjutan.
 
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan mengenai pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas sebagai koordinator unit. Pengurus menyoroti adanya penyalahgunaan wewenang oleh beberapa coordinator unit, salah satunya dalam proses pengajuan pinjaman, di mana terdapat koordinator unit yang meminta sejumlah uang sebagai imbalan. Hal tersebut menjadi perhatian serius karena bertentangan dengan prinsip pelayanan koperasi dan dapat merugikan anggota. Pembahasan semakin menarik dalam sesi tanya jawab. Para koordinator unit secara aktif menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, dan saran yang berkaitan dengan pelayanan serta perkembangan anggota.
 
Salah satu pertanyaan disampaikan oleh Bapak Suparjimun mengenai ketersediaan data pinjaman anggota, “Apakah KSP Kopdit Mekar Sai memiliki rekap pinjaman anggota, supaya bisa menjadi acuan dalam pelepasan pinjaman berikutnya?”ujarnya. 
 
Pertanyaan tersebut menunjukkan pentingnya ketersediaan data dan informasi yang akurat sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses pelayanan pinjaman kepada anggota. Rekapitulasi pinjaman diharapkan dapat membantu koperasi maupun koordinator unit dalam melihat riwayat pinjaman anggota sehingga proses pelayanan dapat dilakukan secara lebih terukur dan bertanggung jawab.
 
Selain pertanyaan, sejumlah saran juga disampaikan oleh para koordinator unit. Bapak Suryadi, misalnya, memberikan masukan mengenai pentingnya pendampingan usaha bagi anggota yang memperoleh pinjaman untuk kegiatan produktif. “Anggota yang mengajukan pinjaman untuk usaha perlu mendapatkan pendampingan dalam menjalankan usahanya. Jika diperlukan, pendampingan juga dapat dilakukan dengan menghadirkan anggota yang sebelumnya pernah memperoleh pinjaman usaha dan berhasil mengembangkan usahanya untuk memberikan testimoni. Dengan begitu, pengalaman dan keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi anggota lainnya” ujarnya.
 
Berbagai pertanyaan dan masukan yang muncul dalam pertemuan menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan berharga bagi KSP Kopdit Mekar Sai untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota. Pertemuan ini juga menegaskan bahwa keberhasilan koperasi tidak hanya bergantung pada pengurus dan pengelola, tetapi juga pada peran aktif koordinator unit dan seluruh anggota.
Kegiatan Pertemuan Koordinator Unit Gelombang II kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama dan pemberian souvenir kepada para peserta. Suasana kebersamaan yang tercipta diharapkan menjadi semangat bagi para koordinator unit untuk terus meningkatkan koordinasi, pelayanan, serta pendampingan kepada anggotanya demi kemajuan KSP Kopdit Mekar Sai.

Penulis : Priska Tampubolon
Disunting oleh : Tim IT Mekarsai